M. Ilyas Ahkab Blog

Renungan Kehidupan Keseharian

Bahagia Dan Sehat Oktober 11, 2008

Filed under: Psikologi — M. Ilyas Ahkab @ 3:23 pm
Tags:

RASA bahagia ternyata bisa membuat tubuh lebih sehat. Sebab, emosi yang positif bisa menurunkan level hormon kortisol penyebab stres.

 

 

Akibatnya, sesorang akan terhindar dari tekanan darah tinggi, obesitas, kurang berfungsinya sistem kekebalan tubuh, dan berbagai penyebab penyakit lainnya.

 

 

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan peneliti Inggris yang dipimpin Dr Andrew Steptoe dari University College London menemukan bahwa suasana hati yang senang bisa menurunkan level hormon kortisol. Studi kepada hampir 3.000 responden yang dipaparkan dalam American Journal Epidemiology ini menemukan, wanita yang dilaporkan memiliki emosi positif memiliki level dua protein dalam darah yang lebih rendah. Level protein itu mengindikasikan penyebaran radang dalam tubuh. Peradangan yang kronis bisa menyebabkan rasa sakit sepanjang waktu, termasuk penyakit jantung dan kanker.

 

 

Para peneliti memiliki catatan panjang yang menyatakan bahwa orang yang lebih bahagia cenderung menjadi lebih sehat dibandingkan orang yang terus-menerus stres, berpikir negatif, dan pesimistis. Namun, alasan untuk argumentasi ini masih dipelajari. Andrew Steptoe menyatakan, salah satu kemungkinan jawaban dari hal ini adalah orang yang lebih bahagia biasanya memiliki kebiasaan hidup lebih sehat. Akan tetapi, tidak semua penelitian menemukan kasus seperti ini.

 

 

“Kami telah mencari keterkaitan biologis secara langsung antara emosi positif dengan kesehatan,” ujarnya.

 

 

Penemuan terakhir, dikatakan Andrew, menambahkan bukti bahwa kebahagiaan dan emosi positif lainnya memang terkait respons biologi yang merupakan perindungan kesehatan. Penelitian ini melibatkan responden pria dan wanita yang sehat antara dari 50 hingga 74 tahun.

 

 

Pada hari pertama, mengumpulkan enam sampel air ludah para responden untuk mengukur level kortisolnya. Selain itu, responden juga harus merekam dan mencatat suasana hati mereka yang mereka rasakan saat sampel air ludah di ambil, baik itu rasa bahagia, bergairah, meupun rasa puas. Pada hari berikutnya, para peneliti mengukur level protein C-reactive dan interleukin 6. Keduanya merupakan jenis protein penyebab peradangan pada tubuh.

 

 

Para peneliti menemukan bahwa pria dan wanita yang memiliki suasana hati lebih bahagia memiliki level kortisol lebih rendah. Meskipun faktor lain seperti usia, berat badan, merokok, pendapatan juga menjadi pertimbangan dalam penelitian ini. Pada pria dan wanita yang memiliki emosi positif juga ditemukan rendahnya level protein C-reactive dan interleukin 6.

 

 

Baik pria maupun wanita yang bahagia tidak menunjukkan level yang jauh berbeda. Dengan demikian, tidak ada perbedaan level berdasarkan jenis kelamin.

 

 

Andrew menyatakan, temuan tentang level hormon kortisol yang buruk akan menyebabkan penyakit telah dilakukan. Namun, hasil level protein C-reactive dan interleukin 6 merupakan temuan baru.

 

 

“Penelitian ini menemukan proses biologi yang lain, yakni keterkaitan antara kebahagiaan dan mengurangi kerentanan tubuh secara biologis,” ungkapnya.

 

 

Namun, jika orang yang lebih bahagia adalah orang yang lebih sehat, akan muncul pertanyaan yang sulit dijawab, yakni bagaimana caranya Anda menjadi bahagia?

 

 

“Apa yang kita tahu bahwa suasana hati bukan hanya masalah keturunan, melainkan tergantung dari hubungan sosial dan pemenuhan dalam hidup.”

 

 

“Kami ingin bisa membantu masyarakat untuk mengenali sesuatu yang membuat mereka merasa gembira dan benar-benar puas dengan kehidupan mereka. Dengan begitu, mereka bisa melalui kehidupannya dengan cara ini,” tandasnya.

(Sindo Sore//tty) Okezone.com -Sabtu, 5 Januari 2008 – 11:09 wib 

 

 

 

 

Pola Diri Oktober 11, 2008

Filed under: Psikologi — M. Ilyas Ahkab @ 3:20 pm
Tags:

  Gedumprang, brett,…….suara glas berisi air rebah di atas meja dan air membasahi meja dan selanjutnya gelas menggelundung jatuh dan pecah berserakan di lantai. “Memed lagi”, kata teman-teman di sebelah ruangan berteriak. Dan memang kejadiannya begitu, Memed saking asyiknya membaca gambar ukuran Ao lalu membentangkan gambar yang tadi di pegangnya sambil berdiri kemudian dia duduk di meja kerjanya dengan tidak memperhatikan lagi gelas air minum di mejanya, maka airpun tumpah dan gelas pecah. Kejadian itu sering terjadi di kantor kami dan pelakunya sering orang itu-itu juga. Memang kalau diperhatikan Memed betul-betul orang yang memiliki wajah tanpa dosa. Selesai peristiwa itu santai saja dia melapor ke Office Boy supaya membersihkan dan mengganti gelasnya. Pekerjaan pembersihan itu dilakukan dan meja bersih lagi sehingga Memed bisa bekerja. Tapi, selang beberapa minggu peristiwa itu akan berulang lagi.

 

 

  Lain lagi dengan Aril, dia seringkali tidak bisa tepat waktu, baik untuk acara resmi maupun tidak resmi. Sekalipun kita sudah janjikan dan ingatkan agar ia tidak terlambat, pasti saja dia terlambat. Uniknya lagi ketika kita sama-sama bertugas SPD ke suatu tempat dimana perjalanan lokal kita memakai mobil yang disediakan tuan rumah secara bersama, maka sudah jadi kerutinan di rumah tempat kita tinggal, tiap pagi ketika semua orang sudah siap di mobil untuk pergi, masih menunggu dia yang sibuk di kamar/ kamar mandi. Begitu juga ketika pulang dari kantor malamnya, dia akan begitu juga, ketika semua teman sudah menunggu di mobil, ia masih santai-santai nelepon keluarga di telepon kantor. Dan kejadian itu dilakukannya tiap hari dengan tiada rasa bersalah.

 

 

  Fenomena senada dengan hal-hal yang saya sebutkan di atas ternyata saya temukan dalam bulu Being Happy karangan Andrew Matthews, disebutnya sebagai suatu “pola diri.” Jadi kalau mau mengubah yang bersangkutan, ya, harus menyadarkan dia akan pola diri itu. Sepanjang pola diri tidak diubah, maka kejadian yang dilakukannya yang memang sudah terpola di alam bawah sadar akan terulang lagi dan lagi.

 

 

  Demikianlah, betapa perlunya kita introspeksi adakah diri kita ini mempunyai pola diri yang kurang baik yang dijadikan tanda oleh orang lain pada diri kita. Bagaimanapun selaku muslim, ajaran agama kita mengajarkan agar kita senantiasa dapat memberikan uswatun khasanah, semoga kita bisa mengamalkannya, amiin.

 

Delapan Jenis Kecerdasan Oktober 11, 2008

Filed under: Psikologi — M. Ilyas Ahkab @ 3:14 pm

Ada 8 jenis kecerdasan menurut Gardner :

 

KECERDASAN LINGUISTIK

 

kemampuan untuk menggunakan bahasa untuk mendeskripsikan kejadian, membangun kepercayaan dan kedekatan, mengembangkan argumen logika dan retorika, atau mengungkapkan ekspresi dan metafora. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan linguistik adalah wartawan dan reporter, tenaga penjual, penyair, copywriter, penulis dan pengacara.

 

KECERDASAN LOGIKA-MATEMATIKA

 

kemampuan menggunakan angka-angka untuk menghitung dan mendeskripsikan sesuatu, menggunakan konsep matematis, menganalisa berbagai permasalahan secara logis, menerapkan matematika pada kehidupan sehari-hari, peka terhadap pola tertentu, serta menelaaj berbagai permasalahan secara ilmiah. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan logika matematika adalah : akuntan, ahli statistik, insinyur, penemu, pedagang, dan pembuat program komputer.

 

KECERDASAN MUSIKAL

 

kemampuan untuk mengerti dan mengembangkan teknik musikal, merespon terhadap musik, menggunakan musik sebagai sarana untuk berkomunikasi, menginterpretasikan bentuk dan ide musikal, dan menciptakan pertunjukan dan komposisi yang ekspresif. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan musical adalah guru musik, pembuat instrumen atau alat musik, pemain band atau konduktor, DJ, kritikus musik, kolektor musik, pencipta lagu atau penyanyi.

 

KECERDASAN SPASIAL

 

kemampuan untuk mengenali pola ruang secara akurat, menginterpretasikan ide grafis dan spasial serta menterjemahkan pola ruang secara tepat. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan spasial adalah photographer, decorator ruang, perancang busana, arsitek, pembuat film.

 

KECERDASAN KINESTETIK (BODILY-KINESTHETIC )

 

kemampuan untuk menggunakan seluruh atau sebagian dari tubuh untuk melakukan sesuatu, membangun kedekatan untuk mengkonsolidasikan and meyakinkan serta mendukung orang lain, dan menggunakannya untuk menciptakan bentuk ekspresi baru. Beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan ini adalah mekanik, pelatih, pengrajin, atlet, aktor, penari atau koreografer.

 

KECERDASAN INTERPERSONAL

 

kemampuan untuk mengorganisasikan orang lain dan mengkomunikasikan secara jelas apa yang perlu dilakukan, berempati kepada orang lain, membedakan dan menginterpretasikan berbagai jenis komunikasi dengan orang lain, dan memahami intensi, hasrat, dan motivasi orang lain. Beberapa jenis pekerjaan yang menggunakan kecerdasan interpersonal adalah manajer, politisi, pekerja sosial, pemimpin, psikolog, guru atau konsultan.

 

KECERDASAN INTRAPERSONAL

 

kemampuan untuk menilai kekuatan kelemahan, bakat, ketertarikan diri sendiri serta menggunakannya untuk menentukan tujuan, menyusun dan mengembangkan konsep dan teori berdasarkan pemeriksaan kedalam diri sendiri, memahami perasaan, intuisi, temperamen, dan menggunakannya untuk mengekpresikan pandangan pribadi. Beberapa jenis pekerjaan yang menggunakan kecerdasan ini adalah perencana, pemuka agama, atau ahli filosofi.

 

KECERDASAN NATURALIS

 

kemampuan untuk mengenali dan mengelompokkan dan menggambarkan berbagai macam keistimewaan yang ada di lingkungannya. Beberapa pekerjaan yang membutuhkan kecerdasan naturalis ini adalah ahli biologi atau ahli konservasi lingkungan.

 

Selain kedelapan jenis kecerdasan diatas, ternyata masih ada bentuk kecerdasan lain, yaitu

 

Kecerdasan Eksistensial

 

kemampuan untuk menikmati pemikiran-pemikiran dan ingin tahu mengenai kehidupan, kematian dan realita yang ada. Anak-anak dengan tingkat kecerdasan eksistensial yang tinggi mungkin akan menunjukkan keingintahuan mengenai bagaiman bumi bertahun-tahun yang lalu, mengapa kita ada di bumi, apakah ada kehidupan di planet lain, kemana mahluk hidup setelah mati, apakah ada dimensi kehiduapn lain dan berbagai pertanyaan sejenis.

 

BAGAIMANA MENGEMBANGKAN KECERDASAN MAJEMUK SI KECIL ?

 

Kecerdasan Interpersonal

 

Secara umum, anak-anak dengan kecerdasan interpersonal tinggi akan dengan senang hati mengikuti semua kelompok kegiatan di dalam dan luar sekolah serta mudah berteman dimanapun ia berada. Anda dapat mendorongnya untuk menunjukkan perilaku yang baik dalam berteman. Anda bisa menuliskan berbagai perilaku yang anda ingin ia kembangkan. Namun ingatlah bahwa orang tua adalah contoh terdekat bagi anak anda. Jika anda ingin mereka bersikap sopan, maka anda pun harus bersikap yang sama, mereka akan mendengarkan anda jika anda juga mau mendengarkan mereka.

 

Kecerdasan Intrapersonal

 

Bantu anak-anak untuk belajar menentukan tujuan. Dorong mereka untuk membuat daftar hal-hal yang mereka inginkan atau ingin mereka lakukan lebih baik. Bantu mereka untuk memilah-milah tujuan tersebut menjadi langkah-langkah kecil.

 

Kecerdasan Logika-Matematika

 

Jika mereka terus bertanya mengenai cara kerja suatu benda, jawablah pertanyaan meerka dengan sabar dan dorong mereka untuk terus bertanya. Jika meerka inginmelakukan sesuatu tanpa bantuan orang lain, biarkan mereka mencobanya dahulu dan berikan motivasi untuk melakukannya sampai selesai. Jika mereka melakukan kesalahan, jelaskan dengan sabar dan jangan katakan bahwa anda sudah tahu bahwa cara itu tidak akan berhasil. Dorong mereka untuk ikut dalam kegiatan yang banyak membutuhkan kemampuan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis misalnya klub catur atau klub robotik. Beberapa permainan yang bisa mengembangkan kecerdasan ini adalah catur, puzzle, Halma, Stratego, Risk atau Sudoku.

 

Kecerdasan Linguistik

 

Anak-anak dengan tingkat kecerdasan linguistik tinggi gemar menulis, membaca dan berbicara. Biarkan mereka berdiskusi mengenai buku atau sesuatu yang mereka baca. Untuk memperkaya kosa kata mereka, berikan permainan seperti Boggle atau Scrabble.

 

Kecerdasan Visual Spasial

 

Berikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan imajinasi mereka melalui melukis, menggambar, mewarnai, dan kegiatan sejenis. Kembangkan kreativitas mereka dengan mendorong mereka untuk merancang pakaian atau bangunan. Beberapa permainan yang mendukung kecerdasan visual spasial adalah LEGO dan Blokus.

 

Kecerdasan Musikal

 

Dorong anak anda untuk bergabung dengan kelompok paduan suara atau band di sekolah. Miliki satu jenis alat musik di rumah dan daftarkan ia ke dalam kursus musik. Perdengarkan berbagai jenis alat musik. Ajak mereka untuk mengarang lagu yang sesuai dengan kegiatan mereka saat itu.

 

Kecerdasan Kinestetik

 

Untuk mengembangkan jenis kecerdasan ini, dorong mereka untuk bergabung dalam tim olahraga di sekolah. Ajak mereka untuk melakukan kegiatan olah raga seperti berenang. Daftarkan mereka ke dalam kelas tari.

 

BAGAIMANA MENGIDENTIFIKASI KECERDASAN MAJEMUK SI KECIL ?

 

Ada berbagai cara untuk mengidentifikasi kecerdasan majemuk si kecil. Anda bisa datang ke psikolog dan minta untuk dilakukan tes terhadapnya. Masalahnya tes yang dilakukan umumnya berupa pertanyaan verbal dengan kunci jawaban yang standar. Hal ini bisa menjadi masalah jika si anak tidak mengerti benar pertanyaan yang diajukan karena berbagai alasan, misalnya perbedaan bahasa atau istilah yang digunakan, kondisi anak pada saat tes dilakukan (capek, ngantuk, marah) atau hambatan lain seperti spektrum autisme. Untuk mengatasi masalah tersebut, cara lain untuk mengukur kecerdasan majemuk si kecil adalah dengan melakukan tes sidik jari. Berbagai hasil riset dari para ahli dermatoglyphics (ilmu yang mempelajari pola kulit) menunjukkan bahwa sidik jari berhubungan erat dengan perkembangan sistem syaraf seseorang. Hasil tes sidik jari ini dipercaya jauh lebih akurat daripada tes verbal. Cara termudah (dan temurah) adalah dengan melakukan pengamatan sendiri terhadap anak Anda. Berhati-hatilah dalam melakukan pengamatan. Anak anda mungkin mendapat nilai jelek dan tidak suka pada pelajaran matematika, namun sebenarnya dia memiliki tingkat kecerdasan logika matematika yang tinggi. Nilai jelek hanya karena dia tidak suka dan tidak mengerti cara mengajar sang guru matematika.

 

BEBERAPA PERTANYAAN UNTUK MEMBANTU MENGIDENTIFIKASI KECERDASAN MAJEMUK ANAK ANDA

 

Kecerdasan Logika Matematika

 

Apakah anak anda :

 

a.. Menyenangi pelajaran matematika?

b.. Senang menyelesaikan berbagai soal matematika?

c.. Senang bekerja dengan komputer?

d.. Sering bertanya mengenai cara kerja suatu benda?

e.. Senang permainan yang menggunakan strategi, seperti puzzle, catur atau othello?

f.. Senang melakukan percobaan ilmiah?

Kecerdasan Linguistik

 

Apakah anak anda :

 

a.. Senang membaca buku?

b.. Senang belajar kosa kata baru dan menggunakannya dalam berbicara atau menulis?

c.. Senang bercerita atau mendengarkan cerita?

d.. Memiliki ingatan yang baik tentang orang, tempat, nama dan tanggal?

e.. Sering kesal jika seseorang salah menggunakan kata?

Kecerdasan Spasial

 

Apakah anak anda :

 

a.. Senang menggambar?

b.. Atau senang mencoret-coret di atas kertas?

c.. Senang berkhayal?

d.. Lebih mudah membaca peta, gambar dan diagram dibandingkan tulisan?

e.. Dapat menemukan jalan di tempat baru tanpa harus ditunjukkan?

f.. Senang membongkar sesuatu dan menggabungkannya kembali?

g.. Senang bermain balok 3 dimensi seperti LEGO?

Kecerdasan Kinestetik

 

Apakah anak anda :

 

a.. Tidak bisa diam atau kakinya terus bergerak ketika sedang duduk untuk waktu yang agak lama?

b.. Senang melakukan kegiatan seperti berenang, berlari, naik sepeda atau bermain sepatu roda?

c.. Menggunakan bahasa tubuh dan gerakan tangan ketika berbicara dengan orang lain?

d.. Ingin menyentuh benda yang baru dikenalnya/ dilihatnya?

e.. Senang mencoba kegiatan olah raga baru dan tidak cepat lelah?

f.. Menunjukkan gerakan fisik yang berbeda sewaktu sedang berpikir atau bekerja?

g.. Menirukan gerakan tubuh orang lain?

Kecerdsan Musikal

 

Apakah anak anda :

 

a.. Senang mendengarkan musik?

b.. Senang bernyanyi atau bersenandung?

c.. Kesal jika suara musik dimatikan?

d.. Senang memainkan alat musik?

e.. Mudah mingingat irama suatu lagu walaupun baru mendengar satu kali?

f.. Memilki suara yang indah?

Kecerdasan Interpersonal

 

Apakah anak anda :

 

a.. Memiliki dua atau lebih sahabat dekat?

b.. Mengerti perasaan teman mereka dari raut wajah, gerakan tubuh dan suara?

c.. Memperhatikan perasaan temannya?

d.. Bisa berempati dengan orang lain?

e.. Membantu temannya menyelesaikan masalahnya?

f.. ¢Street Smart¢ ?

g.. Menempati posisi di organisasi sekolah atau kelompok?

h.. Merupakan pemimpin secara alamiah?

Kecerdasan Intrapersonal

 

Apakah anak anda :

 

a.. Senang menyendiri?

b.. Membutuhkan tempat yang tenang untuk dirinya?

c.. Bisa mengekspresikan perasasnnya secara tepat?

d.. Memiliki ketertarikan atau hobi yang tidak suka ia bicarakan?

e.. Menunjukkan kemandirian dan keras kepala?

f.. Memiliki kemampuan untuk menyadari kekuatan dan kelemahan dirinya?

Kecerdasan Naturalis

 

Apakah anak anda :

 

a.. Senang berada di luar ruangan dan senang bersepeda, mendaki gunung, berkemah, atau memancing?

b.. Senang mengkoleksi hal-hal yang berkaitan dengan alam misalnya bebatuan, bunga, dll?

c.. Tertarik dengan alam dan berusaha mempelajari secara rinci?

d.. Senang mengamati hal-hal yang terjadi di alam?

e.. Mempelajari hal-hal yang ditemukannya di alam?

f.. Senang mengamati bintang, bulan atau gelombang dan berusaha mencari informasi mengenai hal tersebut?

g.. Senang binatang dan mau mempelajarinya?

(Sumber : BeingMom.org [http://beingmom. org/index. php/2007/ 11/09/multiple- intelligence/] dari millis tetangga hypno_best@yahoogro ups.com)

 

 

Mengenal Sayur Lalapan Oktober 11, 2008

Filed under: Kuliner — M. Ilyas Ahkab @ 2:56 pm
Tags:

JUMLAH jenis tanaman lalap yang sudah tercatat ada sekira 200 jenis. Terungkap kemudian bahwa kandungan gizi/nutrisi di dalam tanaman lalab dapat menjadi obat mujarab untuk banyak penyakit berbahaya masa kini, antara lain

  (1) Penyakit DM (diabetes mellitus) kencing manis,

  (2) Penyakit tekanan darah tinggi,

  (3) Penyakit jantung,

  (4) Penyakit ginjal,

  (5) Penyakit syaraf,

  (6) Penyakit rheumatik,

  (7) Memperbaiki sistem syaraf,

   (8) Menstabilkan vitalitas tubuh,

  (9) Meningkatkan gairah seksual, dan lain-lain.

 

 

  Tanaman yang berada di sekitar perkampungan, baik yang tumbuh liar di kawasan hutan, di lereng bukit, di pinggir kali, di kebun, di batas kampung bahkan di pekarangan rumah serta pertamanan kota ternyata dapat dijadikan tanaman lalap dan sangat digemari seperti jengkol, petai, katepeng, katsuba, dan reundeu beureum. Lalapan tersebut dapat langsung dimakan mentah (seperti biji petai dan jengkol) ataupun setelah dikukus/digodog (daun katepeng, katsuba, dan lain-lain). Bahkan, ada yang kemudian dijadikan dage (difermentasi) seperti buah benguk, kaos pedang, dan buang/buah muda cangkring.

 

 

  Kehadiran pematang sawah merupakan tempat yang multiguna bagi para petani. Bagi petani yang setiap saat berada di sawah, pematang punya arti tersendiri di dalam perjalanan hidupnya.

 

 

  Pagi hari begitu pengantar makanan dari lembur (kampung) sudah datang, pematang sawah merupakan tempat yang mengasyikkan untuk santapan makan pagi yang serbasederhana. Karena yang penting adalah nasinya yang pulen, sambalnya yang medok, sedangkan lauk-pauk cukup dengan sepotong ikan asin atau pindang saja. Jangan lupa, lalap dengan sambalnya. Apalagi sepanjang pematang sawah banyak dijumpai tanaman lalap, baik yang tumbuh liar maupun sengaja ditanam.

 

 

  Tanaman yang bisa menjadi lalap seperti antanan besar, lampenas, antanan kecil, jaat, jotang, kacang panjang, jonge, roay, kencur, hiris, eceng, paria, genjer, paria belut, kahitutan, dan labu besar.

 

 

  Manfaat tanaman lalap sebagai tanaman berkhasiat, antara lain: obat untuk hipertensi (tekanan darah tinggi). Jenis lalap ini antara lain: (1)Antanan (Daun seluruh tanaman); (2) Belimbing (Buahnya); (3) Belimbing waluh (Daun muda, buah); (4) Cangkudu (Daun muda, buah tua); (5) Kunir, koneng (Rimpang); (6) Mentimun (Buah); (7) Labu air (Daun muda/pucuk, buah); (8) Murbei (Daun muda).

 

 

  Sementara obat untuk diabetes melitus (kencing manis) antara lain: (1) Belimbing wuluh (Daun, buah, bunga); (2) Cangkudu/mengkudu (Daun muda, buah tua); (3) Jamblang (Daun muda, buah); (4) Jambu mede (Daun muda, buah); (5) Jengkol (Biji); (6) Mentimun (Buah); (7) Murbei/babasaran (Daun, buah); (8) Petai cina (Buah muda/biji); (9) Petai (Biji); (10) Salam (Daun).

 

 

  Sedangkan obat untuk peningkat gairah antara lain: (1) Leunca (Daun muda/pucuk, bua dalam keadaan mentah); (2) Takokak (Buah dalam keadaan mentah); (3) Waluh/labu besar (Pucuk/daun muda); (4) Wijen (Biji tua); (5) Mengkudu (Pucuk/daun muda, juga buah muda); (6) Imba/kedongdong-cina (Pucuk, daun muda); (7) Jambu bol/jambu mede (Pucuk daun) (8) Puring (Daun/pucuk); (9) Salam (Daun muda); (10) Antanan (Keseluruhan tanaman); (11) Bunut (Daun muda); (12) Putat (Daun muda); (13) Combrang (Bunga/karangan bunga); (14) Kunci (Batang/daun muda); da (15) Mareme (Daun muda).

 

 

  Sambal

 

 

  Sambal atau sambel merupakan makanan penyedap yang diramu dari berbagai macam bahan, baik tumbuh-tumbuhan seperti cabe, bawang, jahe, dan kencur. Bahan lainnya berbentuk terasi (ini yang paling umum), oncom, isi buah kemiri atau keratan batang serai.

 

 

  Di daerah Pasundan saat lalap menjadi bagian di dalam kehidupan dan budaya masyarakat, jenis sambal yang paling umum digunakan adalah sambel terasi, sambel oncom, dan sambel kemiri. Gurih tidaknya sambel tidak hanya bergantung kepada bahan-bahan yang dipergunakan. Tetapi, tempat dan cara membuatnya memegang peranan penting. Seperti coet tempat sambal dibuat dan mutu benda untuk menghancurkan bahan-bahan sambal.

 

 

  Coet batu pada umumnya kurang digemari kalau dibandingkan coet tanah, apalagi kalau coet tanah tersebut buatan Plered dekat Purwakarta. Membuat sambal di dalam coet tanah hasilnya akan lebih gurih dan lebih harum kalau dibandingkan coet batu, walaupun coet tanah mudah menipis dan mudah pecah.

 

 

  Begitu juga mutu yang terbuat dari pangkal pohon bumbu lebih banyak disenangi juka dibandingkan mutu yang terbuat dari batu. Selain baik, mutu bumbu bentuknya juga bisa lebar (menurut urang Sunda nya badag nya rubak/ya besar ya lebar). Beberapa jenis sambal yang sudah umum untuk teman lalap di masyarakat Sunda antara lain:

 

 

  a. Sambal terasi

 

 

  Untuk mendapatkan sambal terasi yang baik, harus dapat memilih jenis terasinya yang baik pula karena yang dinamakan terasi ada beberapa jenis bergantung kepada bahan dan tempat membuatnya. Bahan pembuat sambal terasi terdiri dari terasi, apakah digoreng, dibakar atau dipepes terlebih dahulu, kemudian cabai, baik cabai rawit (cengek) maupun cabai merah, garam, gula (umumnya gula merah), dan asam (dapat diganti dengan air jeruk sambal atau jeruk purut karena di samping memberikan rasa asam, juga aromanya yang khas dan menyegarkan). Kadang-kadang juga dicampurkan pula bawang merah.

 

 

  Semua bahan dihancurkan sampai tercampur halus, kalau perlu ditambah air. Ada yang digoreng dulu sebelum dimakan, ada pula yang langsung terus dimakan.

 

 

  b. Sambal oncom

 

 

  Karena yang dinamakan oncom banyak jenisnya (bergantung kepada bahan pembuatnya dan tempat pembuatannya), di dalam memilih oncom untuk bahan sambal jangan salah pilih. Bahan pembuat sambal oncom terdiri dari oncom, mau digoreng, dibakar ataupun langsung yang mentah, ditambah dengan garam, cabai rawit atau cabai merah, gula merah, kencur, bawang merah, bawang putih, serta asam. Semua bahan dicampurkan dan dihancurkan. Ada yang kemudian langsung dimakan dan ada pula yang digoreng terlebih dahulu.

 

 

  c. Sambal kemiri

 

 

  Bahan-bahan terdiri dari isi biji kemiri, mau dibakar atau digoreng dulu, kemudian dicampur dengan garam, cabai rawit, gula merah, tomat, dan bawang merah. Semua bahan dicampur dan dihancurkan, kemudian digoreng atau ada pula yang langsung dimakan. (H. Unus Suriawiria – Harian PR – Bandung)****

 

 

 

 

Seputar Kopi Oktober 11, 2008

Filed under: Kuliner — M. Ilyas Ahkab @ 2:52 pm
Tags:

Jenis Kopi

Pada mulanya biji kopi (Coffee sp) hanya terdiri dari jenis Arabica dan Robusta. Arabica mempunyai biji lebih kecil dibandingkan Robusta, kandungan kafeinya lebih rendah, rasa dan aroma lebih nikmat dan harga relatif lebih mahal. Robusta lain cerita, biji kopi ini utiranya besar, bentuknya oval, tinggi kafein dan memiliki aroma yang kurang harum. Kita lebih mengenal kopi Toraja atau kopi Jawa yang berasal dari varietas kopi Arabica atau kopi Lampung dan Bali dari jenis Robusta.

 

Proses Pembuatan

Nikmatnya secangkir kopi memang sebanding dengan proses membuatnya. Berawal dari biji kopi tua, dijemur hingga kering, digiling untuk memisahkan kulit dengan bijinya, disangrai hingga hitam, dihaluskan baru diseduh dengan air panas.

Saat ini banyak bermunculan kedai kopi, mulai dari warung sederhana yang menyediakan kopi tubruk hingga coffee house dengan cappuccino, espresso dan latte sebagai minuman andalan. Penikmat kopi sejati lebih menyukai kopi tubruk atau Espresso; kopi yang dibuat dengan cara menyemprotkan uap panas bertekanan tinggi ke dalam bubuk kopi lebih cocok karena citarasa khas kopi lebih terasa. Bagi pemula, Cappuccino; satu porsi kopi espresso yang ditambah susu dan taburan kayu manis bubuk atau latte; setengah porsi espresso yang ditambah susu cair lebih cocok karena citarasa kopi lebih ringan. Untuk rasa yang lain, irish Coffee; kopi panas yang diberi irish whisky dengan topping krim kocok menjanjikan sensasi yang berbeda bagi penikmat kopi.

 

Untung Rugi Minum Kopi

Beberapa penelitian ilmiah membuktikan, kalau minum kopi bermanfaat untuk kesehatan. Seperti yang dilakukan tim dari University of Houston, Texas. Penelitian yang dilakukan pada warga Irlandia yang suka minum kopi dengan ditambah whisky dapat menurunkan hingga 80% risiko serangan stroke. Kopi juga dapat menyembuhkan sakit kepala akibat ketegangan, seperti yang diungkap Dr. Seymour Diamond dari Diamond Headache Clinic. AS. Pakar lain berpendapat kandungan kafein Kopi dipercaya mampu meningkatkan libido seksual pria. Senyawa kafein bisa menghilangkan rasa lelah, kantuk dan meningkatkan kewaspadaan saraf motorik.

Selain manfaat beragam manfaat, kopi juga mempunyai sisi buruk terutama bagi para wanita. Laporan hasil penelitian rumah sakit Christchurch, Selandia baru mengungkap, sebagian besar wanita pecandu kopi akan melahirkan bayi yang sulit bernafas saat dilahirkan. Sedangkan penelitian Sven Cnattingius dari Karolinska Institute, Swedia, mengungkap; wanita yang mengkonsumsi 100 mg kafein/hari akan lebih mudah mengalami keguguran. Pakar kesehatan juga berpendapat kalau minum kopi lebih dari 6 cangkir sehari dapat meningkatkan kadar LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida penyebab stroke.

 

Teh Susu Oktober 11, 2008

Filed under: Kuliner — M. Ilyas Ahkab @ 2:44 pm
Tags:

Teh susu seringkali dihidangkan sebagai minuman penghangat agar tubuh kita yang letih dapat kembali segar. Ternyata teh susu tak hanya menjadi minuman penyegar tubuh yang letih, namun juga berkhasiat sebagai minuman pencegah kanker. Hal ni dibuktikan oleh suatu penelitian terbaru dari American Health Foundation yang menemukan bahwa teh yang dicampur dengan sedikit susu dapat menaikkan antioksidan yang terkandung dalam teh.

 

Peningkatan antioksidan tersebut dikarenakan campuran susu yang jumlahnya sedikit mengubah struktur antioksidan teh. Padahal sebelumnya beberapa ahli berpendapat bahwa susu dapat merusak kandungan antioksidan di dalam teh. Melalui studi ini mereka menemukan dalam segelas teh yang dicampurkan sedikit susu dapat meningkatkan antioksidan hingga 8 oz. Kadar antioksidan yang tinggi dapat melawan tumbuhnya sel-sel kanker.

 

Namun dalam penelitian tersebut juga terungkap jika susu yang dicampurkan terlalu banyak akan menetralkan manfaat teh dan menghilangkan zat antioksidannya. (http://www.mupeng.com/forum/showthread.php?t=5538)

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.